Posts

Showing posts from March, 2023

AWAL MULA

Image
Peralihan lingkungan laut menjadi darat di pulau Jawa yang berlangsung pada awal zaman Kuarter (sekitar 2,5 juta tahun yang lalu) menjadi awal dimungkinkannya migrasi fauna ke pulau ini. Namun demikian, pembentukan daratan tidak terjadi secara serentak pada seluruh permukaan Pulau Jawa, melainkan bertahap mulai dari wilayah barat ke timur pulau. Pembentukan Pulau Jawa Bertahap Ilustrasi situs bumiayu -+ 2 juta tahun lalu Bumiayu, beserta kandungan purba di dalamnya menjadi sangat penting dalam kronologi penghunian pulau Jawa karena diduga menjadi singgahan awal fauna darat sebelum mereka menyebar lebih jauh ke timur seperti yang ditemukan di Sangiran, Trinil, Kedungbrubus dan Ngandong (Harry dkk.) Lingkungan fauna di Pulau Jawa pada masa akhir Kala Pliosen sampai dengan Plestosen Awal terekam pada himpunan Fauna Satir yang bercirikan fauna kepulauan (island fauna). Keanekaragaman jenis pada himpunan fauna ini dipaparkan oleh van der Maarel yang menyatakan bahwa komponen utamanya te...

Gunung Slamet ternyata ada 2 !!!

Image
Gunung Slamet  3.428 Mdpl. Lokasi di Jawa Tengah. Sisi timur Situs Bumiayu, tempat penemuan manusia purba tertua di Indonesia dan 1 dari 5 negara di dunia.   Dan ternyata setelah adanya studi identifikasi gunung slamet ada dua. G.Slamet Tua dan G.Slamet Muda. Cek gambar diatas ya..!!

Sinomastodon Bumiajuensis

Image
 Sinomastodon Bumiajuensis Sinomastodon Bumiajuensis Merupakan fauna endemik paling awal muncul di jawa. Hidup 2-1,5 jtuta tahun lalu. Termasuk fauna satir dengan tinggi 1,5 m dan memakan dedaunan. Diperkirakan hidup di lingkungan dataran luas sabana diselingi mangrove. Ditemukan di lapisan batulempung-lanau berwarna abu-abu kehijaun, (Fomasi Kali Glagah), di Kali Glagah, Kutamendala. Sempat menjadi icon dalam festival Bumiayu. Eskavasi dilakukan pada 10-15 Agustus 2016 oleh BPSMP.

Belajar Kepurbakalaan dari sifat Kemagnetan batuan

Image
Tidak hanya sifat manusia yang bisa kita pelajari, ternyata batuan pun memiliki sifat. kali ini kita akan sharing sifat batuan dilihat dari sisi kemagnetannya. seperti apa? yuk buka tutupnya dan kosongkang gelasnya...!! Kemagnetan (wikihow) Magnetostratigrafi merupakan ilmu yang mempelajari fosil kemagnetan yang terekam dalam batuan. Urutan polaritas dari fosil kemagnetan secara global dalam suatu susunan urutan batuan (stratigrafi) dapat mengidentifikasi umur perubahan medan magnet bumi. Urutan perubahan polaritas normal dan membalik yang disertai dengan umur mutlak batuan menghasilkan Skala Waktu Polaritas Kemagnetan (SWPK). Dengan menggunakan SWPK, korelasi magnetostratigrafi dapat dipakai untuk menentukan umur fosil maupun batuannya. Studi geofisika dengan metoda magnetostratigrafi dapat dipakai untuk mengkorelasikan umur fosil manusia purba yang terawetkan di suatu lapisan batuan di bumi sekalipun mempunyai jarak yang jauh, berbeda pulau bahkan berbeda benua.  Magnetostra...

Mitigasi Bencana Gempabumi

Image
  Mitigasi merup akan upaya untuk mengurangi dampak resiko korban bencana alam. Semakin paham mitigasi bencana semakin baik, sebagai antisipasi banyaknya korban jiwa terdampak.  Bumiayu memiliki potensi bencana, baik kegempaan maupun tanah bergerak (longsor) sehingga perlu upaya kontinu untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi terkait mitigasi bencana.

Kontak Lahar vulkanik dan Lempung Hitam

Image
Guys!...Tersingkap adanya pertemuan yang indah antara lapisan lahar dan lempung hitam, membuahkan benih struktur lidah api, menjadi bukti adanya aktivitas vukanisme di masa lampau, adanya struktur lidah api membuktikan saat itu proses litifikasi belum sempurna pada lapisan lempung hitam. Lokasi Singkapan di Kali Bodas, sekitar 3,6 Km dari pusat kota Bumiayu.

Homo Erectus Bumiajuensis

Image
  Siapa sangka, harta karun ilmu pengetahuan juga ada di Bumiayu. Fosil Hominid ini ditemukan pada tahun 2018 oleh Pelestari Bumiayu bernama Mr Karsono di Sungai Bodas. temuan yang terkonfirmasi berupa bonggol dengan umur 1,8 juta tahun, lebih tua dari fosil yang ditemukan di Sangiran. ini menjadi yang tertua di Indonesia dan hanya ada di 5 negara di dunia.

Mengenal Isi Perut Bumiayu

Image
Mengenal Isi Perut Bumi dibawah Bumiayu dan sekitarnya dari sudut pandang Geofisika Metoda penelitian yang dipakai adalah Magnetik, Seismik dan Gravity. Penelitian dilakukan oleh Tim Survey Geofisika PSG. Area penelitian meliputi Cekungan Banyumas termasuk Bumiayu. Hasil Pemodelan Gravity, MT dan Seismik dalam penampang A-A' dan C-D nampak indikasi ada patahan (fault) berada dibawah wilayah Bumiayu dan sekitarnya, sehingga kita perlu waspada apabila patahan tersebut aktif kembali. aktifnya patahan tersebut bisa dipicu oleh gempabumi yang mengakibatkan amplifikasi magnitudo gempa. Karena adanya potensi amplifikasi gempa maka diperlukan Mitigasi bencana di wilayah Bumiayu dan Banyumas.